Minggu, 25 Juni 2017

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM
PENGELOLAAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN (GULMA)






                     



DisusunOleh

Nama                  : Gabriel Mario Watu Langi
NIM                    : 13/16015/BP
Kelas                   : SPKS-ETF
Jurusan               : Budidaya Pertanian
Fakultas              : Pertanian
Acara I                : Deskripsi Gulma
Co. Ass                Agung Setyo Pambudi


    INSTITUT PERTANIAN STIPER
YOGYAKARTA
2015
I.             ACARA I          : Deskripsi Gulma
II.          TANGGAL      : 22 Januari 2015
III.       TUJUAN          : Untuk mengetahui pengelompokan jenis-jenis gulma
                             berdasarkan kesamaan sifat
IV.       DASAR TEORI
Gulma disebut juga weed (Inggris), unkraut (Jerman), mala herba (Spanyol), zasso (Jepang). Arti kata ”Gulma” adalah suatu jenis tumbuhan atau sekelompok tumbuhan yang mulai menimbulkan gangguan atau kerugian terhadap aktivitas manusia baik kesehatan maupun kesenangan dalam hidupnya. Deskripsi merupakan pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci. Berarti deskripsi gulma adalah bagaimana memaparkan dan menggambarkan secara jelas dan terperincis egala sesuatu tentang gulma. 
Gulma dapat dikelompokan dalam tiga pengertian yaitu secara subyektif, umum, dan ekologis. Secara subyektif gulma berarti tumbuhan yang salah tempat, tumbuhan yang tidak dikehendaki manusia, tumbuhan yang tidak diusahakan manusia, dan tumbuhan yang belum diketahui manfaatnya. Secara umum gulma dapat diartikan sebagai tumbuhan yang merugikan manusia, tumbuhan yang tumbuh ditempat dan waktu yang tidak diinginkan yang menimbulkan gangguan pada tempat tertentu terhadap tujuan yang diinginkan manusia. Sedangkan secara ekologis gulma adalah tumbuhan yang mempunyai kemampuan khusus untuk menguasai lahan-lahan yang telah mengalami gangguan manusia, atau tumbuhan primer dari suksesi sekunder terutama pada lahan-lahan pertanian termasuk perkebunan yang tumbuh secara efisien dan berhasil di tempat ia tumbuh.
Tanaman untuk dapat menghasilkan seperti yang diharapakn menghadapi banyak gangguan, salah satu diantaranya adalah adanya gulma. Gulma dapat menyebabkan kerugian baik secara kuantitatif seperti penurunan produksi, maupun secara kualitatif seperti tercampurnya hasil biji dengan biji gulma, warna daun yang pucat. Untuk memudahkan dalam pengendaliannya gulma dikelompokkan diantaranya atas dasar kesamaan daun hidup, sifat morfologi, dan habitatnya.
Berdasarkan daur hidupnya, gulma dibagi menjadi gulma semusim (annual weeds), yaitu gulma yang untuk menyelesaikan satu siklus hidupnya kurang dari satu tahun atau gulma yang umurnya kurang dari satu tahun dan memperbanyak diri dengan biji. Contohnya : Eleusine indica, Ageratum conyzoides, Cyperus compressus.Gulma dwi musim (biennial weeds), ialah gulma yang umurnya antara 1 - 2 tahun, tahun pertama membentuk organ perbanyakan vegetatif, dan tahun kedua membentuk organ perbanyakan genetatif. Contohnya : Typhonium trilobatum dan Cyperus difformis, dan Gulma tahunan (perennial weeds), yakni gulma yang umurnya lebih dari 2 tahun, dapat memperbanyak diri secara genetatif dan atau vegetatif. Contohnya : Imperata cylindrica, Eupatorium odoratum, Cyperus rotundus.
Berdasarkan sifat morfologi terbagi menjadi gulma rumputan (grasses), yaitu gulma yang termasuk famili gramineae. Contohnya : Panicum repens, Paspalum conjugatum, Imperata cylindrica.Gulma tekian (sedges) : yaitu gulma yang termasuk famili Cyperaceae. Contohnya : Cyperus kyllingia, Cyperus rotundus, dan gulma daun lebar (broadleaf weeds) : yaitu gulma selain gulma tekian dan rumputan. Contohnya : Borreria alata, Amaranthus spinosus. Sedangkan berdasarkan habitatnya gulma dibagi menjadi, gulma darat (terrestrial weeds), ialah gulma yang tidak tahan terhadap genangan air. Contohnya,Cyperus rotundus, Imperata cylindrica, Eupatorium odoratum.Gulma air (aquatic weeds), ialah gulma yang sebagian atau seluruh daur hidupnya berada di air. Contohnya : Polygonum barbatum, Eichhornia crassipes, dan Aerial weeds, yaitu gulma yang hidupnya menumpang pada tanaman lain. Contohnya : Loranthus sp. dan Cuscuta sp. 
V.          ALAT DAN BAHAN
          A.    Alat
1.   Alat tulis
2.   Buku
B.     Bahan
Beberapa preparat gulma :
1.      Eichhornia crassipes
2.      Eleusine indica
3.      Cyperus kyllingia
4.      Axonopus compressus
5.      Mimosa invisa
6.      Chromolaena odorata
7.      Ageratum conyzoides
8.      Cyperus rotundus
9.      Imperata culindrica
10.     Cynodon dactylon
VI.       CARA KERJA
1.         Mengamati preparat beberapa jenis gulma
2.         Mengambar preparat gulma secara lengkap (akar, batang, daun, bunga, buah)
3.         Menuliskan nama spesies gulma
4.         Membuat deskripsi gulma berdasarkan
a.       Morfologi
b.      Habitat
c.       Daur hidup

VII.    HASIL PENGAMATAN

1.   Eichhorniacrassipes

·      Morfologi   :Daunlebar
·      Daurhidup  :Semusim
·      Habitat        : Air
2.   Eleusineindica

·     Morfologi   :Rumputan
·     Daurhidup  :Semusim
·     Habitat        :Darat

3.   Cyperuskyllingia

·      Morfologi   :Tekian
·      Daurhidup  :Tahunan
·      Habitat        :Darat
4.   Axonopuscompressus

·      Morfologi   :Rumputan
·      Daurhidup  :Tahunan
·      Habitat        :Darat




5.   Mimosa invisa

·      Morfologi   :Daunlebar
·      Daurhidup  :Semusim
·      Habitat        :Darat
6.   Chromolaenaodorata

·     Morfologi   :Daunlebar
·     Daurhidup  :Tahunan
·     Habitat        :Darat

7.   Ageratum conyzoides

·      Morfologi   :Daunlebar
·      Daurhidup  :Semusim
·      Habitat        :Darat
8.   Cyperusrotundus

·      Morfologi   :Tekian
·      Daurhidup  :Tahunan
·      Habitat        :Darat




9.   Imperatacylindica

·      Morfologi   :Rumputan
·      Daurhidup  :Tahunan
·      Habitat        :Darat
10.  Cynodondactylon

·      Morfologi   :Rumputan
·      Daurhidup  :Tahunan
·      Habitat        :Darat

VIII. KESIMPULAN
          Dari praktikum yang dilaksanakan, makadapatditarikkesimpulansebagaiberikut :
1.     Gulma adalah suatu jenis tumbuhan atau sekelompok tumbuhan yang mulai menimbulkan gangguan atau kerugian terhadap aktivitas manusia baik kesehatan maupun kesenangan dalam hidupnya.
2    Gulma dapat dideskripsikan menurut tiga pengertian yaitu secara subyektif, secara umum, dan secara ekologis.
3.  Berdasarkan daur hidupnya, gulma dibagi menjadi gulma semusim (annual weeds) Contohnya : Eleusine indica, Ageratum conyzoides, Cyperus compressus, Eichhornia crassipes, dan Mimosa invisa. Gulma dwi musim (biennial weeds) Contohnya : Typhonium trilobatum dan Cyperus difformis, dan Gulma tahunan (perennial weeds) Contohnya : Imperata cylindrica,Cyperus kyllingia, Axonopus compressus,Chromolaena odorata, Cyperus rotundus, dan Cynodon dactylon.
4.   Berdasarkan sifat morfologi terbagi menjadi gulma rumputan (grasses). Contohnya : Eleusine indica, Axonopus compressus, Cynodon dactylon, Panicum repens, Paspalum conjugatum, Imperata cylindrica. Gulma tekian (sedges) Contohnya : Cyperus kyllingia danCyperus rotundus, serta gulma daun lebar (broadleaf weeds) Contohnya : Mimosa invisa, Chromolaena odorata, Ageratum conyzoides,Borreria alata, Amaranthus spinosus, dan Eichhornia crassipes.
5.         Berdasarkan habitatnya gulma dibagi menjadi, gulma darat (terrestrial weeds) Contohnya, Eleusine indica, Cyperus kyllingia, Axonopus compressus, Mimosa invisa, Chromolaena odorata, Ageratum conyzoides,Cyperus rotundus, Imperata cylindrica,dan Cynodon dactylon. Gulma air, contohnya : Polygonum barbatum, Eichhornia crassipes, dan Aerial weeds, Contohnya : Loranthus sp. dan Cuscuta sp.
6. Dengan mengetahui deskripsi gulma dan pengelompokan jenis-jenis gulma berdasarkan kesamaan sifatnya kita dapat menentukan teknik pengelolaa nyang tepat untuk gulma tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2015. Petunjuk Praktikum Pengelolaan Orgnisme Pengganggu Tanaman (Gulma). Institut Pertanian STIPER.Yogykarta.
Barus, Emanuel. 2003. PengendalianGulma Perkebunan. Yogyakarta: Kanisius.
http://id.wikipedia.org/wiki/. Diaksestanggal 06 Februari 2015 pukul 20.00 WIB.
Tjahjadi, Nur. 1989. GulmadanPenyakitTanaman. Palembang: Kanisius.












                                                                                    Yogyakarta, 10 Februari 2015
      Mengetahui
         Co. Ass                                                                       Praktikan





(Agung Setyo Pambudi)                                            (Gabriel Mario Watu Langi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar