LAPORAN RESMI PRAKTIKUM
PENGELOLAAN ORGANISME PENGGANGGU
TANAMAN (GULMA)
DisusunOleh
Nama : Gabriel Mario Watu Langi
NIM : 13/16015/BP
Kelas : SPKS-ETF
Jurusan : Budidaya Pertanian
Fakultas : Pertanian
Acara I : Deskripsi Gulma
Co.
Ass : Agung Setyo Pambudi
INSTITUT PERTANIAN STIPER
YOGYAKARTA
2015
I.
ACARA I : Deskripsi Gulma
II.
TANGGAL : 22 Januari 2015
III.
TUJUAN : Untuk mengetahui pengelompokan jenis-jenis gulma
berdasarkan kesamaan sifat
IV.
DASAR
TEORI
Gulma disebut juga weed (Inggris),
unkraut (Jerman), mala herba (Spanyol), zasso (Jepang). Arti kata ”Gulma”
adalah suatu jenis tumbuhan atau sekelompok tumbuhan yang mulai menimbulkan
gangguan atau kerugian terhadap aktivitas manusia baik kesehatan maupun
kesenangan dalam hidupnya. Deskripsi merupakan pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci.
Berarti deskripsi gulma adalah bagaimana memaparkan dan menggambarkan secara jelas dan terperincis egala sesuatu tentang gulma.
Gulma dapat dikelompokan dalam tiga pengertian yaitu secara subyektif,
umum, dan ekologis. Secara subyektif gulma berarti tumbuhan yang salah
tempat, tumbuhan yang tidak dikehendaki manusia, tumbuhan yang tidak diusahakan
manusia, dan tumbuhan yang belum diketahui manfaatnya. Secara umum gulma dapat
diartikan sebagai tumbuhan yang merugikan manusia, tumbuhan yang tumbuh
ditempat dan waktu yang tidak diinginkan yang menimbulkan gangguan pada tempat
tertentu terhadap tujuan yang diinginkan manusia. Sedangkan secara ekologis
gulma adalah tumbuhan yang mempunyai kemampuan khusus untuk menguasai
lahan-lahan yang telah mengalami gangguan manusia, atau tumbuhan primer dari
suksesi sekunder terutama pada lahan-lahan pertanian termasuk perkebunan yang
tumbuh secara efisien dan berhasil di tempat ia tumbuh.
Tanaman untuk dapat menghasilkan seperti yang
diharapakn menghadapi banyak gangguan, salah satu diantaranya adalah adanya
gulma. Gulma dapat menyebabkan kerugian baik secara kuantitatif seperti
penurunan produksi, maupun secara kualitatif seperti tercampurnya hasil biji
dengan biji gulma, warna daun yang pucat. Untuk memudahkan dalam
pengendaliannya gulma dikelompokkan diantaranya atas dasar kesamaan daun hidup,
sifat morfologi, dan habitatnya.
Berdasarkan daur hidupnya, gulma dibagi menjadi gulma
semusim (annual weeds), yaitu gulma
yang untuk menyelesaikan satu siklus hidupnya kurang dari satu tahun atau gulma
yang umurnya kurang dari satu tahun dan memperbanyak diri dengan biji.
Contohnya : Eleusine indica, Ageratum conyzoides, Cyperus compressus.Gulma dwi musim (biennial weeds), ialah gulma yang umurnya
antara 1 - 2 tahun, tahun pertama membentuk organ perbanyakan vegetatif, dan
tahun kedua membentuk organ perbanyakan genetatif. Contohnya : Typhonium trilobatum dan Cyperus difformis, dan Gulma tahunan (perennial weeds), yakni gulma yang
umurnya lebih dari 2 tahun, dapat memperbanyak diri secara genetatif dan atau
vegetatif. Contohnya : Imperata
cylindrica, Eupatorium odoratum, Cyperus rotundus.
Berdasarkan sifat morfologi terbagi menjadi gulma
rumputan (grasses), yaitu gulma yang
termasuk famili gramineae. Contohnya : Panicum
repens, Paspalum conjugatum, Imperata cylindrica.Gulma tekian
(sedges) : yaitu gulma yang termasuk famili Cyperaceae. Contohnya : Cyperus kyllingia, Cyperus rotundus, dan gulma daun lebar (broadleaf weeds) : yaitu gulma selain gulma tekian dan rumputan.
Contohnya : Borreria alata, Amaranthus spinosus. Sedangkan berdasarkan
habitatnya gulma dibagi menjadi, gulma darat (terrestrial weeds), ialah gulma yang tidak tahan terhadap genangan
air. Contohnya,Cyperus rotundus, Imperata cylindrica, Eupatorium odoratum.Gulma air (aquatic weeds), ialah gulma yang
sebagian atau seluruh daur hidupnya berada di air. Contohnya : Polygonum barbatum, Eichhornia crassipes, dan Aerial
weeds, yaitu gulma yang hidupnya menumpang pada tanaman lain. Contohnya : Loranthus sp. dan Cuscuta sp.
V.
ALAT DAN BAHAN
A.
Alat
1. Alat tulis
2. Buku
B. Bahan
Beberapa preparat gulma :
1.
Eichhornia crassipes
2.
Eleusine indica
3.
Cyperus kyllingia
4.
Axonopus compressus
5.
Mimosa invisa
6.
Chromolaena odorata
7.
Ageratum conyzoides
8.
Cyperus rotundus
9.
Imperata culindrica
10. Cynodon dactylon
VI. CARA
KERJA
1.
Mengamati preparat beberapa jenis gulma
2.
Mengambar preparat gulma secara lengkap
(akar, batang, daun, bunga, buah)
3.
Menuliskan nama spesies gulma
4.
Membuat deskripsi gulma berdasarkan
a. Morfologi
b. Habitat
c. Daur hidup
VII.
HASIL
PENGAMATAN
1. Eichhorniacrassipes
|
· Morfologi :Daunlebar
· Daurhidup :Semusim
· Habitat : Air
|
2. Eleusineindica
|
· Morfologi :Rumputan
· Daurhidup :Semusim
· Habitat :Darat
|
3.
Cyperuskyllingia
|
· Morfologi :Tekian
· Daurhidup :Tahunan
· Habitat :Darat
|
4. Axonopuscompressus
|
· Morfologi :Rumputan
· Daurhidup :Tahunan
· Habitat :Darat
|
5. Mimosa invisa
|
· Morfologi :Daunlebar
· Daurhidup :Semusim
· Habitat :Darat
|
6. Chromolaenaodorata
|
· Morfologi :Daunlebar
· Daurhidup :Tahunan
· Habitat :Darat
|
7.
Ageratum
conyzoides
|
· Morfologi :Daunlebar
· Daurhidup :Semusim
· Habitat :Darat
|
8. Cyperusrotundus
|
· Morfologi :Tekian
· Daurhidup :Tahunan
· Habitat :Darat
|
9.
Imperatacylindica
|
· Morfologi :Rumputan
· Daurhidup :Tahunan
· Habitat :Darat
|
10. Cynodondactylon
|
· Morfologi :Rumputan
· Daurhidup :Tahunan
· Habitat :Darat
|
VIII. KESIMPULAN
Dari
praktikum yang dilaksanakan, makadapatditarikkesimpulansebagaiberikut :
1. Gulma adalah suatu jenis tumbuhan atau sekelompok tumbuhan yang mulai
menimbulkan gangguan atau kerugian terhadap aktivitas manusia baik kesehatan
maupun kesenangan dalam hidupnya.
2 Gulma dapat dideskripsikan menurut tiga pengertian yaitu secara subyektif,
secara umum, dan secara ekologis.
3. Berdasarkan daur hidupnya, gulma dibagi menjadi gulma
semusim (annual weeds) Contohnya : Eleusine indica, Ageratum conyzoides, Cyperus
compressus, Eichhornia crassipes,
dan Mimosa invisa. Gulma dwi musim (biennial weeds) Contohnya : Typhonium trilobatum dan Cyperus difformis, dan Gulma tahunan (perennial weeds) Contohnya : Imperata cylindrica,Cyperus kyllingia, Axonopus compressus,Chromolaena odorata, Cyperus
rotundus, dan Cynodon dactylon.
4. Berdasarkan
sifat morfologi terbagi menjadi gulma rumputan (grasses). Contohnya : Eleusine
indica, Axonopus compressus, Cynodon dactylon, Panicum repens, Paspalum conjugatum, Imperata cylindrica. Gulma tekian (sedges) Contohnya : Cyperus kyllingia danCyperus rotundus, serta gulma daun lebar
(broadleaf weeds) Contohnya : Mimosa invisa, Chromolaena odorata, Ageratum
conyzoides,Borreria alata, Amaranthus
spinosus, dan Eichhornia crassipes.
5.
Berdasarkan habitatnya gulma dibagi menjadi,
gulma darat (terrestrial weeds) Contohnya,
Eleusine indica, Cyperus kyllingia,
Axonopus compressus, Mimosa invisa, Chromolaena odorata, Ageratum conyzoides,Cyperus
rotundus, Imperata cylindrica,dan Cynodon dactylon. Gulma air, contohnya
: Polygonum barbatum, Eichhornia crassipes, dan Aerial weeds, Contohnya : Loranthus sp. dan Cuscuta sp.
6. Dengan mengetahui deskripsi gulma dan pengelompokan jenis-jenis gulma berdasarkan kesamaan sifatnya kita dapat menentukan teknik pengelolaa nyang tepat untuk gulma tersebut.
DAFTAR
PUSTAKA
Anonim. 2015. Petunjuk Praktikum Pengelolaan Orgnisme Pengganggu Tanaman
(Gulma). Institut Pertanian STIPER.Yogykarta.
Barus, Emanuel.
2003. PengendalianGulma Perkebunan. Yogyakarta: Kanisius.
http://id.wikipedia.org/wiki/. Diaksestanggal
06 Februari 2015 pukul 20.00 WIB.
Tjahjadi, Nur. 1989. GulmadanPenyakitTanaman.
Palembang: Kanisius.
Yogyakarta, 10 Februari
2015
Mengetahui
Co.
Ass Praktikan
(Agung Setyo Pambudi) (Gabriel
Mario Watu Langi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar